Kelompok Kerja Guru SD/MI

Bicara Apa Saja asal Berguna …..

PARADIGMA BARU YANG TAK BISA DITAWAR

DEMOKRATISASI penyelenggaraan sekolah kini bukan lagi sekedar gagasan akademik, tapi sudah menjadi sebuah keputusan politik yang memperoleh landasan legal dan dukungan konsepsional, bahkan telah memiliki teori-teori yang holistik serta sudah terintrumentasi untuk diimplementasikan dalam praktik penyelenggaraan pendidikan di Indonesia. Secara akademik, demokratisasi penyelenggaraan sekolah me¬miliki argumentasi yang rasional dan sistematis, karena inti dalam demokratisasi adalah pelibatan semua unsur dalam penyelenggaraan pendidikan, baik dalam konteks mendorong aspirasi publik dalam evaluasi dan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan permintaan client dan perkembangan ilmu serta teknologi, maupun dalam pendelegasian kewenangan dan pemberian kepercayaan pada staf pengajar dan layanan administrasi untuk melakukan sesuatu dalam wilayah kewenang-annya itu. Gagasan tersebut perlu dikembangkan, karena pendidikan itu adalah hak semua warga negara, dan mereka memiliki harapan dengan menyekolahkan putra dan putrinya, Harapan-harapan dan keinginan itulah yang perlu ditampung dan dianalisis oleh sekolah sehingga mampu terakomodasi dalam struktur kurikulum, serta terimplementasi dalam proses pembelajaran. Sungguh sebuah kekeliruan jika birokrasi pemerintahan secara arogan mengaku sebagai representasi rakyat dan menetapkan struktur kurikulum untuk semua jenis dan jenjang pendidikan, bahkan mengatur prosedur pembelajaran dalam kelas, karena mereka hanya fasilitator yang diberi tugas oleh rakyat untuk memfasilitasi proses pendidikan dalam memenuhi harapan dan permintaan client sekolah.
Baca selebihnya »

Mei 14, 2007 Ditulis oleh saleh | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

SEMERBAK HARUM JANJI MASA DEPAN PENDIDIKAN INDONESIA

Sejak bergejolaknya gelombang reformasi tahun 1997-an, dan masa-masa transisi tahun 1998- dan awal 1999 an, fenomena dan opini-opini dinamis mulai bermunculan. Para fakar dan praktisi pendidikan mulai menggaungkan, betapa dunia pendidikan di Indonesia sangat runyam. Dunia luarpun mulai menghujat, bahwa akar bobroknya Negara ini salah satu nya adalah karena kejelekan-kejelekan dan hancurnya dunia pendidikan.
Kenyataannya, yang dikatakan krisis multi dimensi yang melanda Negara kita saat itu, ternyata dapat kita lewati dengan jalan damai dan cukup beradab’ (walaupun masa-masa perjuangan sebelumnya banyak memakan korban teman-teman mahasiswa). Hingga dalam hati saya berkata, ‘betulkah anak bangsa ini juga terinfeksi krisis moral?’. Terlepas dari perbedaan pendapat, namun hati saya mengatakan, ternyata tidak. Hal ini terbukti seperti saya katakan diatas, ternyata para petinggi Negara & politisi kita sangat berfikiran jernih dan bijak dalam bersikap dan bertindak terhadap penyelesaian permasalahan-permasalahan bangsa
Terbukti tahun 1998, Presiden K.H. Abdurrahman Wahid membentuk tim independent untuk menata dunia pendidikan di Indonesia yang disebut dengan Tim Flatform Pendidikan Indonesia. Tim ini di ketua oleh Bapak Malik Fajar, yang saat itu masih menjabat Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, dengan beranggotakan para pakar-pakar pendidikan. Dari sinilah pedoman menuntun arah dunia pendidikan di Indonesia seperti amandemen UUD 1945, dan lahirnya Undang-undang no. 22 tahun 1999 tentang otonomi Daerah yang termasuk didalamnya otonomisasi lembaga kependidikan. Berturut-turut setelah itu melalui kejian yang matang lahir pula Undang-undang No 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional dan Undang-undang No. 14 tahun 2005 lalu tentang Guru dan Dosen.
Baca selebihnya »

April 2, 2007 Ditulis oleh saleh | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

FOTO UKURAN MUNGIL (HP) BISA DICETAK SEBESAR POSTER (Dengan Photoshop)

Kadang-kadang etakan poto terlihat penuh dengan butiran-butiran pasir kasar (baca noise). Ini disebabkan oleh resolusi foto yang terlalu rendah. Akibat lain, jika anda mencetak foto tersebut lebih dari ukuran yang dianjurkan, maka butiran-butiran tadi akan semakin menonjol.
Untuk menetak gambar seukuran poster, kita mesti memperbesar skala resolusi gambar terlebih dahulu. Jika tidak hasilnya akan buruk karena banyaknya noise atau pixelnya pecah. Sehingga perlu kita interpolasi (pembesarana skala foto).
Sebagai ontoh, membesarkan foto berukuran 1280×960 pixel menjadi 2560×1920 pixel sehingga bias dietak dalam ukuran 21×30 m, maka diperlukan 3,7 juta pixel yang harus diinterpolasi.
Dengan teknik yang disebut pixel repetition, pixel yang ada bias diperbesar. Sehingga ketika dicetak dalam skala besar, hasil cetakan tetap tajam.
Dalam teknik ini, kita sebaiknya memanfaatkan interpolasi berformat bilinier atau bicubic agar hasil lebih baik. Selain melakukan proses interpolasi, ada beberapa hal yang harus kita lakukan lagi agar gambar makin bagus, yaitu melakukan unshap masking.
Sorry belum selesai ke arah toturial…….. alias bersambung besok yaaaa…!?

Maret 30, 2007 Ditulis oleh saleh | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

Ingin Menjadi Pahlawan Walau tanpa Tanda Jasa

Maunya sih iya, tapi ……………………………………………………………… apa ngga kesiangan tuh

Maret 30, 2007 Ditulis oleh saleh | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

KAMUS BAHASA INGGRIS PADA HP NOKIA S60-90

Anda seorang guru bahasa Inggris atau seorang siswa? tentu sangat memerlukan sebuah kamus bahasa yang praktis dan mudah dibawa kemanapun. Tentunya jangan disia2kan HP Nokia anda.
Caranya masukkan file aplikasi *sis dengan nama ‘pd english.sis’ ke memeory eksternal HP anda melalui card reader, setelah sudah yakin tercopy, masukkan kembali mmc/memori eksternal HP.
Melalu HP anda buka menu ‘fileman, Explor, atau file semaamnya’. Kemudian pilih file ‘pd english.sis’ dan ikuti terus perintah selanjutnya sampai terbit pesan selesai………..
Selamat anda telah mempunya Kamus Besar Bahasa Inggris dengan ukuran sekecil smartphone…

Maret 29, 2007 Ditulis oleh saleh | Uncategorized | | & Komentar